Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Subnetting kelas C

No Comments

‬Jumlah Blok
1 Blok : /24
2 Blok : /25
4 Blok : /26
8 Blok : /27
16 Blok : /28
32 Blok : /29
64 Blok : /30

192.168.1.0/24
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.00000000
Subnet Mask Desimal : 255.255.255.0
Jumlah Blok : 2'0 : 1
Host Blok : 2'8 : 256
Host Valid : 256-2 : 254
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.255
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.254
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.255

192.168.1.0/25
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.I0000000
SubnetMask Desimal : 255.255.255.128
Jumlah Blok : 2'1 : 2
Host Blok : 2'7 : 128
Host Valid : 128 - 2 : 126
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.127
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.126
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.127

192.168.1.0/26
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.II000000
SubnetMask Desimal : 255.255.255.192
Jumlah Blok : 2'2 : 4
Host Blok : 2'6 : 64
Host Valid : 64 - 2 : 62
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.63
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.62
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.63

192.168.1.0/27
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.III00000
SubnetMask Desimal : 255.255.255.224
Jumlah Blok : 2'3 : 8
Host Blok : 2'5 : 32
Host Valid : 32-2 : 30
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.31
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.30
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.31

192.168.1.0/28
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.IIII0000
SubnetMask Desimal : 255.255.255.240
Jumlah Blok : 2'4 : 16
Host Blok : 2'4 : 16
Host Valid : 16 - 2 : 14
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.15
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.14
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.15

192.168.1.0/29
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.IIIII000
SubnetMask Desimal : 255.255.255.248
Jumlah Blok : 2'5 : 32
Host Blok : 2'3 : 8
Host Valid : 8-2 : 6
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.7
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.6
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.7

192.168.1.0/30
SubnetMask Biner : IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIII00
SubnetMask Desimal : 255.255.255.252
Jumlah Blok : 2'6 : 64
Host Blok : 2'2 : 4
Host Valid : 4-2 : 2
Host IP : 192.168.1.0 - 192.168.1.3
Host IP Valid : 192.168.1.1 - 192.168.1.2
Network Address : 192.168.1.0
Broadcast Address : 192.168.1.3

Internetworking

No Comments
DUNIA KOMPUTER - Model OSI adalah model / acuan arsitektural utama untuk network yang medeskripsikan bagaimana data dan informasi aplikasi di komputer lain melalui media seperti kabel. Model OSI melakukan semua dengan menggunakan pendekatan layer.

Pendekatan Layer ( Berlapis )
Model referensi adalah suatu konsep cetak-biru dari bagaimana seharusnya komunitas langsung model ini menjelaskan semua proses yang diperlukan oleh komunitas yang efektif. Model ini juga membagi proses - proses tersebut menjadi kelompok logis yang bernama layer.

Keuntungan Bagi Model Referensi.
Tujuan utama semua model tersebut, terutama OSI model, adalah untuk memungkinkan bisa saling bekerja samanya dengan jaringan - jaringan yang menggunakan alat - alat dari vendor yang berbeda.
Beberapa keunggulan menggunakan layer OSI antara lain :
- Memungkinkan para, vendor membuat alat - alat network yang standar.
- Memungkinkan bermacam - macam perangkat keras dan perangkat lunak untuk bisa saling berkomunikasi.
- Mencegah perubahan disatu layer mempengaruhi layer lainnya sehingga permasalahan seperti ini tidak menghambat masalah development.

Model Referensi OSI
Salah satu fungsi terpenting dari spesifikasi OSI adalah memantu terjadinya transfer data antar host yang berbeda. Sebagai contoh, model OSI adalah membantu terjadinya transfer data diantara komputer yang menggunakan UNIX dan PC / MAC.
OSI bukanlah suatu model yang berbentuk fisik melainkan panduan bagi pembuat aplikasi agar bisa membuat dan mengimplementasikan aplikasi yang bisa berjalan dijaringan.
OSI terdiri atas 7 layer ( lapisan ) yang terbagi menjadi dua group. Tiga layer teratas mendefinisikan bagaimana aplikasi berkomunikasi dalam user. Empat layer dibawah mendefinisikan bagaimana data dipindahkan dari suatu tempat ketempat lain.

Aplication  : Menyediakan User Interface
Presentation  : Menyajikan data, menangani pemrosesan
Session  : Menjadi agar data dari masing - masing apf tetap terpisah

Jaringan Komputer

No Comments

DUNIA KOMPUTER - Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak. Yang terpisah-pisah, akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keadaannya dapat saling bertukar koneksi melalui : kawat, tembaga, serat optik, gelombang micro, satelit komunikasi.

Tujuan Jaringan Komputer : 
  1. Resource / sharing / berbagi sumber : Seluruh program, peralatan, dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai.
  2. High Reality / Kehandalan Tinggi : Tersedianya sumber - sumber alternatif kapanpun di perlukan.
  3. Menghemat uang : Membangun jaringan dengan komputer - komputer kecil lebih murah.
  4. Scalability / Skalabilitas : Meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server / komputer client yang sudah ada lebih dulu.
  5. Medium Komunikasi : Memungkinkan kinerja sama antara orang - orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bentukan data maupun berkomunikasi.
  6. Akses Informasi Luas : Dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh.
  7. Komunikasi orang - orang : Digunakan untuk berkomunikasi dari 1 orang ke orang yg lain

Peralatan Untuk Membangun Sebuah Jaringan Berbasis Luas

No Comments

1.      Peralatan vital harus dimiliki untuk membangun sebuah jaringan berbasi luas beserta fungsinya masing - masing adalah :
    
A.    Antena Grid 2,4 / Omni 19 dbl
Fungsinya adalah dimana antena ini adalah menerima dan mengirim sinyal data dengan sistem gelombang radio 2,4 mhz. Dimana data tersebut bisa dalam bentuk intermet / internet.
B.     Radio Outdor / Indor
Berfungsi untuk menghubungkan proses input / output frekuensi 2,4 mhz ke internet card ( ETHO ) / komputer.
C.     Hub / SWITCH
Hub / switch berfungsi sebagai terminal / pembagi sinyal data bagi network card
D.    Wireless Router
Bisa juga berfungsi menjadi switch / hub dan sebagai radio indor dimana mengubungkan frekuensi 2,4 mh ke PC ( Personal Komputer )
E.     Kabel Dan Konektor
Kabel dan konektor berfungsi sebagai media penghubung antara komputer client dengan komputer client yang lain / dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan.

2.      Perlu jangka waktunya sebulan, jika tidak ada peralatan maka perangkat wireless akan cepat rusak dan dapat mati total, pada bagian radio outdor / indoor, wireless router dan mengatur radio tersebut melalui software sesuai merk radio / wireless.

A.    Lembar kerja
Alat Dan Bahan
- Tang, obeng plus / minus untuk merakit dan memasang antena, lalu alas kaki yang terbuat dari karet untuk menghindari aliran ketubuh ( Tersengat Listrik )
- Kabel UTP dan konektor RJ 45 serta krimping tolls untuk memasang RJ 45 kekabel UTP.
- Radio outdor / indor lengkap dengan driver / aplikasinya
- Wireless Router

Lalu koneksikan dengan komputer yang mempunyai sistem operasi, lalu masuk kedalam aplikasi web brosing, lalu ketika IP Wireless pada address yang biasanya setiap wireless router mempunyai IP=192.168.1.1 lalu setting IP local sesuai dengan IP local yang sudah ditentukan menurut classnya. 

Tugas ini adalah untuk sekolah yang tidak mempunyai WAN ( Wide Area Network ) disekolah.
Jika sekolah mempunyai WAN ( Wide Area Network ) maka lakukan instalasi radio dengan cara pasang antena omni / grid 2,4 maka pada tower, lalu connect kan kabel UTP pada radio indoor / outdoor. Setelah anda melihat lampu power LAN, dari lampu signal ( berkedip ) maka instalasi radio telah anda jalani dengan baik.

Sejarah Internet

No Comments
S
ejarah Internet dimulai pada Agustus 1962 dan penciptaan internet pertama kali dikemukakan oleh J.C.R Licklider dari MIT Massachutts Institute of Technology. Konsep awal dinamakan “Galactic Network”. ia mengemukakan tentang jaringan global yang memungkinkan orang dapat mengakses data dan program dari mana saja. Oktober 1962 beliau mengepalai program penelitian komputer di ARPA yang merupakan bagian dari Departmenet Pertahanan Amerika Serikat. 
Pada 1965 peneliti dari MIT bernama Lawrence G. Roberts sering juga disebut Larry Roberts dan Thomas Merill melakukan koneksi komputer TX-2 di MIT dengan komputer Q-32 di California menggunakan jalur telpon berkecepatan rendah untuk menciptakan jaringan berskala luas untuk pertama kalinya.
Pada tahun 1966 Larry Roberts mengembangkan konsep jaringan komputer/ Kemudian beliau merencanakan jaringa yang disebut ARPANET yang dipublikasikan pada tahun 1967. Pada tahun 1969 ARPANET telah melibatkan empat buah komputer yang terkoneksi. Komputer pertama berada di university of California Los Angelos, komputer ke dua berada di Stanford Research Institute, komputer ketiga berada di University of California Barbara dan koputer ke emat berada di University Utah.
Pada tahun 1971 jumlah komputer yang terhubung ke ARPANET mencapai 14 buah. Pada tahun ini pulalah protokol Telnet dan FTP berhasil dibangun. Pada tahun 1972 larry Roberts dan Bob Kahn mengenalkan ARPANET pada konferensi ICCC yang diselenggarakan di Washignton.
Pada tahun 1972 Ray Tomliinson menulis program yang memungkinkan surat elektronik dikirimkan ke jaringan ARPNET. Beliaulah yang merancang konversi “user@host.” Pada tahun ini pula ARPANET menggunakan NCP untuk menstransfer data. Pada tahun yang sama ARPA beruah nama menjadi DARPA. Tambahan huruf D berasal dari kata Defense. Pada tahun ini ARPANET melakukan koneksi international yang pertama dengan University College of London dan Royal Establishment di Norwegia.
Pada tahun 1978 Unix to Copy Protocol ditemukan di Labolatorium Bell. Program ini berguna untuk melakukan file transfer.
Pada tahun 1979 news group yang diberi nama USENET beroperasi dengan dasar UUCP. Penciptanya adalah Tom Truscott dan Jim Ellis (kedua mahasiswa di Duke University) dan Steven Bellovin (dari Universitas North Carolina). Pemakai dari seluruh dunia bergabung ke grup diskusi ini membicarakan masalah jaringan, politik, agama dan berbagai topik lainnya,
Pada tahun 1982 DCA atau Defense Communication Agency dan DARPA membentuk protokol yang disebut TCP/IP untuk ARPANET. Selanjutnya, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyatakan TCP/IP sebagai sebuah sntadar. Saat itulah internet didefinisikan sebagai sekumpulan jaringan yang terhubung yang menggunakan TCP/IP sebagai protokol.
Pada tahun 1983 John Postel dan Paul Mockapetris dan Craig Partidge mengembangkan Domain Name System (DNS) dan mengusulka sistem pengamatan berbentuk user@host.cdomain. Pada tahun 1984 DNS diperkenalkan di internet dengan menyebutkan nama-nama jenis domain seperti . gov, .mil,.org, .net dan .com.
Pada tahun 1986 TCP/IP mulai tersedia pada workstaiton dan PC. Tahun ini pula National Science Foundation mendanai NSFNET sebagai tulang punggung internet berkapasitas 56 kbps dan mengatur internet hanya ditujukan untuk kepentingan riset dan pemerintah yang bersifat tidak komersial.
Pada tahun 1988 Internet Relay Chat disingkat IRC dibuat oleh Jarkko Oikarinen yang berguna untuk malakukan chatting secara online melalui komputer
Pada tahun 1989 Australia, Jerman, Israel, Italia, Jepang, Mexico, Belanda, Selandia Baru dan Inggris bergabung ke internet. Jaringan bernama JUNET di Jepang mulai berhubungan dengan NSFnet.
Pada tahun 1989, TIM Berners_lee periset dari inggris yang bekerja di CERN, Swiss, mengajukan konsep yang disebut sistem hypertext. Sistem ini mungkinkan melihat dikument secara melompat-lompat dan bisa berjalan dalam sistem operasi yang berbeda-beda. Konsep inilah yang disebut World Wide Web atau dikenal dengan nama Web.
Pada tahun 1990 Departemen Pertahanan Amerika membubarkan ARPANET. Saat itu jaringan tersebut berkembang dari 4 buah host menjadi 300.000 host. Saat itu Singapura membangun jaringan TECHNET dan ikut bergabung di internet. Pada tahun ini pula beberapa perangkat lunak seperti Archie, Gopher dan WAIS mulai dipakai.
Pada tahun 1990 World Wide Web (WWW) diluncurkan oleh CERN di Jenewa, Swis. Tim Berner Lee menciptakan Hypertext Markup Laungage atau disingkat html yang menggunakan URL untuk pengalamatan Web. HTML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menyusun tampialn WEB.
Pada tahun 1991 tulang punggung NSFNET diperbaharui dengan kecepatan 44Mbps. Koneksi mencakup 100 negara dan melibatkan lebih dari 600.000 host dan kira-kira 5.000 jaringan. Namun, pada tahun ini NSF sebagai pendananya mencabut larangan komersial untuk internet sehingga membuka peluang perdagangan elektronis.
Pada tahun 1992 jumlah jaringan sudah melampaui 7.500 buah dan jumlah komputer yang terkoneksi sebanyak 1.000.000. Saat itu, audio dan video mulai ada di internet.Pada tahun itu pula, Veronica, sebuah oerangkat pencarian teks, dikeluarkan di Universitas Nevada dan Mozaic lahir. Mozaic adalah browser yang pertama diciptakan. Software ini memadukan texts dan gambar. Penciptanya Marc Andresen dan Eric Bina. Salin itu, tercatat bahwa perusahaan Delphi di Amerika Serikat mulai membuka layanan internet kepada para pelanggannya.
Pada Tahun 1994 Yahoo! yang kepanjangannya adalah Yet Another Hierarchical Officious Oracle didirikan oleh dua orang mahasiswa Universitas Stanford yaitu Jerry Yanf dan David Filo. Yahoo! terkenal sebagai portal yang menyediakan email gratis dan mesin pencari informasi.Pada tahun ini pula Amazon.com didirikan oleh Jeff Bezos.
Pada tahun 1996 perusahaan komputer Dell mulai menjual komputer melalui internet. pembeli bisa memilih komputer dan perangkat keras yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Mesin pencari terkenal yang lain adalah Google. Mesin pencari ini diluncurkan pada tahun 1998 oleh Larry Page dan Sergey Brin. Saat itu mereka berdua adalah mahasiswa Universitas Stanford.


Jaringan Ethernet

No Comments
DUNIA KOMPUTER - Jaringan Ethernet adalah sebuah metode akses media jaringan dmna smua host dijaringan tersebut berbagi bandwidth yang sama dari sebuah link. Ethernet menjadi populer karena artinya cukup mudah untuk mengintegrasikan teknologi baru, seperti Fast Ethernet dan Gigabit Ethernet, kedalam intruktur network yang ada. Ethernet juga relatif mudah untuk diimplementasikan dari awal, dan cara pemecahan masalahnya juga mudah. Ethernet menggunakan spesifikasi layer physical dan data link.

Jaringan Ethernet menggunakan apa yang dinamakan Carrier Sense Multiple Access With Collision Detection ( CSMA/CD ), yaitu sebuah protocol yang membantu peralatan jaringan untuk bagi bandwidth merata tanpa mengalami kejadian dimana dua peralatan mengirimkan data pada saat yang bersamaan. CSMA/CD diciptakan untuk mengatasi masalah collision yang terjadi ketika paket - paket dikirimkan secara serentak dan tidak jaringan ( Node ) yang berbeda. Hanya bridge dan route yang dapat secara efektif mencegah sebuah data mengalir keseluruh jaringan.
Efek dari adanya Network CSMA/CD untuk mengatasi collision berat yaitu :
- Delay
- Throughout ( laju kecepatan perpindahan data )
- Congestion

A. Ethernet Half - Duplex Dan Full Duplex

Half - Duplex berarti menggunakan hanya satu pasang kawat dengan sebuah sinyal digital bekerja bolak - balik dikawat tersebut.

Ethernet Full - Duplex menggunakan dua pasang kawat dan menggunakan koneksi titik ke titik antara transmiter dari alat pengirim dan reciver dari alat penerima ini berarti dengan Full - Duplex, pengiriman data akan lebih cepat dibandingkan Half - Duplex. Dan karena data dikirimkan melalui pasangan kawat yang berbeda dengan kawat yang menerima data, maka collisio tidak akan terjadi.

Alasan menggunakan anda tidak perlu kawatir tentang collision adalah karena dikoneksi Full - Duplex kondisinya seperti sebuah jalan raya dengan beberapa jalur. Sedangkan Half - Duplex yang hanya mempunyai satu jalur.
Ethernet Full - Duplex dapat digunakan dalam tiga situasi.
- Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke sebuah host.
- Dengan sebuah koneksi dari sebuah switch ke switch lain.
- Dengan sebuah koneksi dari sebuah host ke host lain menggunakan kabel cross over.

IP DNS UNTUK MEMPERCEPAT INTERNET

No Comments

Open DNS
1.208.67.222.222
2.208.67.220.220
Open DNS Indonesia
1.203.34.118.12 tambahan satelit (B) 213.144.176.85
2.203.34.118.10
—————————–
Srcub DNS
– 67.138.54.100
– 207.225.209.66
Advantage DNS
– 156.154.70.1
– 156.154.71.1
Setelah menggunakan scrub/advantage DNS setting IP anda dengan public IP
– 4.2.2.1
– 4.2.2.2
– 4.2.2.3
– 4.2.2.4
– 4.2.2.5
– 4.2.2.6
—————————
Server DNS indosat.net.id termasuk DNS Indosat IM2
202.155.0.10
202.155.0.15
202.155.0.20
202.155.0.25
202.155.46.66
202.155.46.77
202.155.30.227
DNS Telkom.net.id Telkom Speedy
202.134.2.5
203.130.196.5
202.134.0.155
202.134.1.10
202.134.0.62
202.159.32.2
202.159.33.2
202.155.30.227
DNS sat.net.id
202.149.82.25
202.149.82.29
DNS cbn.net.id
202.158.40.1
202.158.20.1
DNS indo.net.id
202.159.32.2
202.159.33.2
DNS itb.ac.id
202.249.24.65
167.205.23.1
167.205.22.123
167.205.30.114
DNS ukdw.ac.id
222.124.22.18
Daftar DNS Luar indonesia :
DNS Open DNS
208.67.222.222
208.67.220.220
DNS ScrubIt
67.138.54.100
207.225.209.66
DNS DNSadvantage
156.154.70.1
156.154.71.1
DNS vnsc-pri.sys.gtei.net
4.2.2.1
4.2.2.2
4.2.2.3
4.2.2.4
4.2.2.5
4.2.2.6
Verizon (Reston, VA, US)
151.197.0.38
151.197.0.39
151.202.0.84
151.202.0.85
151.202.0.85
151.203.0.84
151.203.0.85
199.45.32.37
199.45.32.38
199.45.32.40
199.45.32.43
GTE (Irving, TX, US)
192.76.85.133
206.124.64.1
One Connect IP (Albuquerque, NM, US)
67.138.54.100
OpenDNS (San Francisco, CA, US)
208.67.222.222
208.67.220.220
Exetel (Sydney, AU)
220.233.167.31
VRx Network Services (New York, NY, US)
199.166.31.3
SpeakEasy (Seattle, WA, US)
66.93.87.2
216.231.41.2
216.254.95.2
64.81.45.2
64.81.111.2
64.81.127.2
64.81.79.2
64.81.159.2
66.92.64.2
66.92.224.2
66.92.159.2
64.81.79.2
64.81.159.2
64.81.127.2
64.81.45.2
216.27.175.2
66.92.159.266.93.87.2
Sprintlink (Overland Park, KS, US)
199.2.252.10
204.97.212.10
204.117.214.10
Cisco (San Jose, CA, US)
64.102.255.44
128.107.241.185

Perintah Dasar Pada Command Prompt

No Comments


DUNIA KOMPUTER-Perintah dasar command prompt
ADDUSERS : Tambah daftar pengguna untuk / dari file CSV
 ARP : Address Resolution Protocol
 Assoc : Ubah ekstensi file asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor Active Directory data
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file Ekstrak : uncompress file
CAB FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
HELP : Online Help
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
KILL : Remove program dari memori
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE : Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
 TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir loginv
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder

Cara Membuat Wajan Bolic

No Comments
Cara Membuat Antena Wajan Bolic Penguat Sinyal Modem/USB WLAN

Wajan Bolic adalah sebuah antena yang terbuat dari bahan dasar Wajan. Wajan Bolic adalah versi keduanya dari Antena Grid. Wajan Bolic lebih efisien. Wajan Bolic merupakan antena reciever gelombang radio dengan frekuensi 2.4Ghz.

Fungsi Wajan Bolic
1. Menembak sinyal WI-FI yang letaknya jauh (bisa menembak sampai 2 Km-9Km)
2. Memperkuat sinyal wi-fi
3. Menambah sinyal Modem (jika di gunakan untuk modem, bisa menembak HSDPA sampai HSUPA).

BAHAN :
1. Wajan diameter 36 ? (semakin besar diameternya semakin bagus)
2. PVC paralon tipis ukuran 3” 30cm
3. Doff  3” 2 buah
4. Aluminium foil
5. Baut + mur ukuran 12 dan 14
6  Bracket dan plat bentuk L bisa beli di toko bangunan
7. Modem USB WLAN
8. Kabel USB Extension 1 meter (panjang sesuai kebutuhan, bisa di beli di toko komputer)
9. Pipa besi/Bambu dengan panjang ukuran 8-10 meter.
10. Penggaris
11. Pisau/ Cutter
12. Gergaji besi
13. Bor (untuk melubangi wajan dan doff)
14. Kikir (Untuk memperbesar lubang wajan setelah di-Bor untuk mendapatkan ukuran yang sesuai dengan Baut ukuran 12 dan 14).

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN :
1. Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.

2. Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut ujuran 14, jika kurang besar gunakan kikir , cukup satu lubang saja.
Kemudian, ukur diameter wajan dan kedalaman wajan. Kenapa harus pake ngukur2 segala? Ini kita gunakan untuk menghitung Feedernya (permukaan pipa yang tidak di lapisi Alumunium Foil). Rumus mencari Feeder:

F= D^2/(16*d)
*Ket:
- F: Feeder
- D: Diameter Wajan
- d: Kedalaman Wajan
- ‘^’pangkat, ‘/’ pembagian, ‘*’ perkalian
Contoh : Wajan dengan D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2 /(16 *d) = 70 ^2 / (16 *20) = 15.3 cm (Bagian yang tidak diberi Alumunium Foil.
3. Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder-nya ( daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder-nya gunakan rumus di atas.
4. Siapkan Doff ( tutup ) paralon 3′. Lubangi wajan sebesar baut untuk menempelkan doff ( tutup ) paralon 3" tersebut. Kemudian pasang doff ( tutup ) paralon 3′ ke dasar wajan. hasilnya akan seperti dibawah ini :









Jika dilihat dari belakang, body wajan tersebut akan tampak kelihatan montok dengan ekornya ( baut ). Hehehehe…..









5. Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung PVC harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil


6. Siapkan Modem USB WLAN anda. Tutup modem USB WLAN dengan karet/plester lakban untuk melindunginya dari hujan.










7. Masukan karet pelindung /plester dengan lakban ke modem USB WLAN, sehingga hasilnya akan menjadi seperti ini.










8. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan Modem USB WLAN, sekitar 5cmdari ujung PVC.











9. Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, kalo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkannya bisa menggunakan double tape.










10. Masukkan Modem/USB WLAN pada lubang yang sudah di tandai tadi dan ujung modem USB WLAN akan tampak keluar pada jarak sekitar 5.3 cm dari ujung paralon.



















11. Dan pasangkan doff tadi ke PVC paralon Kemudian, wajan yang telah di lubangi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelumnya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran baut yang sudah di siapkan, dan kencangkan secukupnya.










12. Lalu Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.










13. Pasang bracket antena dan plat besi L di bagian belakang wajan.



















14. Antena wajan bolic / wajan holic selesai. Sambungkan kabel USB yang sudah di perpanjang dengan kabel UTP. Antena wajan bolic atau antena wajan holic siap digunakan. Akan tampak seperti dibawah ini














Siapkan tiang untuk menegakkan wajanbolic. Bambu juga dapat digunakan. Cari yang lurus dan kokoh. tegakkan pipa besi/bambu sepanjang 8 meter tanpa terhalang bangunan. Wajanbolic dipasang mendekati ujung bambu.

Download Software

Sistem Operasi